Rabu, 11 Februari 2015

Ketika Tingkat Ke-lebay-an mencapai angka tertinggi

Aku ya aku.....hanya aku yang dapat memahami apa yang aku mau.....aneh nya meskipun aku hidup di era yang serba lebay tapi aku sangat benci dengan sesuatu yang lebay.
lebay itu apa????
lebay menurut versi ku itu ya tingkah laku yang berlebihan, jaim-jaim ngarep, gengsi-gengsi tapi caper, dll.
lalu bagaimana caranya agar terhindar dari ke-lebay-an itu?
mudah dan mungkin butuh belajar buat orang yang sudah terbiasa berperilaku lebay....
  1. tampilkan apa adanya jangan di kurangi dan jangan di lebihi
  2. jika sudah menanamkan dalam hati gak penting ya udah anggap gak penting
  3. konsisten dengan apa yang diucapkan kalo bibir bilang enaugh ya lakukan dengan tindakan enaugh juga
  4. profesional bedakan masalah hati dengan masalah lain
  5. jika hubungannya dengan patner kerja dan masalah pekerjaan harusnya ditangani dengan peraturan yang berlaku jangan di berlakukan peraturan kesenangan hati
  6. biasanya sikap lebay ini lebih sering muncul jika segala sesuatu berhubungan dengan hati, bayangkan kalo masalah pekerjaan di satukan dengan masalah hati pasti akan timbul sikap-sikap lebay.
nah begitulah versi lebay menurutku, lebay = tidak profesional = anak kecil
kalo gak mau dibilang anak kecil ya harus profesional, kalo mau di nilai profesional ya jangan lebay....setuju sob?

Kamis, 17 Juli 2014

Ketika Perbandingan Mulai Muncul

"Kamu gak ada apa-apa nya dibandingkan dengan........."

Dalem banget walau cuma satu kalimat. tapi kita bisa punya respon masing-masing terhadap kalimat itu. yang pertama jika kalimat itu dikirim melalui SMS atau media gadget lainnya mungkin ketika kita membacanya hormon adrenalin akan naik spontan. Tanpa mau tau penjelasannya.wajar donk karna yang nampak hanya berupa tulisan tanpa menatap langsung si pengucap.kita juga gak tau sipengirim kata-kata itu dalam kondidi apa. serius,marah,kecewa atau bercanda. So.....jangan salahkan si penerima jika seketika emosi memuncak.

Yang kedua , jika kata-kata itu diucapkannya langsung didepan kita. Kalo saya pribadi mungkin rasanya akan beda dengan dikirim via sms. karna gak mungkin ada asap kalo tidak ada yang terbakar. Begitupula dengan Si Dia gak mungkin dia ngomong sedalem itu kalo gak diawali dengan sesuatu yang mengarah kesitu.

Bagi Saya entah via apa kalimat itu dilontarkan tetap kurang pas dan kuran berkenan dihati. setiap orang punya kekurangan dan kelebihan masing-masing.